Tampilkan postingan dengan label Pencerahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencerahan. Tampilkan semua postingan
Hari ini masih di Bali... bedanya, sekarang saya bukan pake uang institusi donor, sekarang pake duit rakyat. Rasa-rasanya saya amat sangat bersalah...memakai semua fasilitas ini, (yg mungkin bagi banyak orang adalah biasa), di atas kumpulan setoran uang-uang rakyat. Jadi berpikiran, betapa perjuangan di dalam kelompok sosial dan agama adalah penuh dengan "perjuangan"..aghh...hidup ini aneh sekali.

Tiba-tiba saya terpikirkan, ada apa tidak, dua insan yang ternyata, sejak lama saling sama memerhatikan perkembangan hidup dari orang yang dia sukai hanya melalui sosial media. Jadi, mereka sama melihat status facebooknya, tweet-nya, blog-blognya, tanpa mereka sama tahu bahwa mereka sama melakuan hal itu....sama mengagumi, namu sama memendam rasa yang tidak berhak dutarakan pada waktunya...

Hingga akhirnya dengan izin Allah mereka dipersatukan dengan cara yang terbaik..

Atau? menjadi KEPO adalah yang dilarang atau hal yang aneh? Mungkin tidak jika memang sosial media adalah sesuatu yang bersifat publik..lagipula salah satu atau kedua memang sama menyuka...namun jika tidak sama menyuka, itu bisa masuk dalam kategori secret admirer... hahahah
Setiap bertemu Bu Denni, selalu saja energi dalam tubuh saya bertambah dalam hal kuliah, ekonomi dan sistem pendidikan. Selalu saja asyik, membuat saya nampak-nampaknya haru mengencangkan tali untuk pencarian beasiswa...Hari ini bertemu beliau lagi. Sudah lama rasa-rasanya saya ingin menulis sesuatu tentang beliau. Tapi beliau terlalu rumit dan untuk saya tuliskan dalam kata-kata...

Aku mungkin... harus melupkan cinta, hahaha.. di tengah kegalauan dan kesadaran akan sudah sampai di mana persiapan dan posisi saya. Saya harus realistis, bahwa mungkin cinta tidak mudah diraih jika mengejar ke-click-an...sebagai pinti awal...Karena ke-click-an harus muncul dari dua arah...biasanya. Sudahlah... jika nilai kebahgian saya dengan mimpi saya hanya 6, dan nilai kebahgain orang lain adalah 10, maka kebahagian yang dikorbankan (opprtunity coost) hanya 6... :P Sekarang hanya berdoa saja, jika-jika ada momentum yang tiba-tiba mendorong saya kembali ke masalah cinta (baca: menikah! hahahahaha)


Akhirnya kata-kata perpisahan tersampaikan dengan sedikit kegombalan dan kata-kata sayang. Malam ini pengajian terakhir dengan "Rempong". Remaja masjid Pogung. Tidak ada yang spesial, tidak ada makan-makan, tidak ada "nasehat" atau pidato panjang lebar dari saya, yang ada hanya doa dan mendoakan.

Beres-beres kamar, terkadang harus berhenti sebentar, melihat kenangan di balik sebuah barang yang tersimpan di sudut kamar. Tidak banyak barang berharga. Hanya  kesadaran mungkin ini adalah saatnya untuk saya beranjak yang membuat saya melanjutkan beres-beresnya. Saat harus benar-benar pergi dan tidak pernah kembali lagi. Mungkin, jika memang Allah menghendaki maka saya bisa kembali ke rumah ini, ke kota ini...jika tidak, ya Allah izinkan saya menghirup udara dingin di malam-malam akhir di kota dengan hikmat dan selalu bisa sadar bahwa ini adalah kenikmatan yang luar biasa.

Malam Dingin di Bulan Juni Jogja, Tahun 2013

Untuk menyegarkan, akhirnya saya mengubah template saya. Lama-lama ini memang blog yang paling saya update. Tidak tahu mengapa, mungkin karena soal "catatan ringan". Tidak ribet, dan sesuai dengan konteks jaman kekinian. Manusia yang sudah mulai dibajiri arus informasi, hanya butuh sebuah bentuk informasi yang ringkas. Lihat twitter, lihat facebook, dan 9GAGS, dan foto-foto yang berisikan kutipan kata-kata bijak. Mungkin blog ini hanya mengikuti arus seperti itu saja. Tapi jelas ini bukanlah blog karya, ini hanya catatan ringan, sebuah jejak rekam kecil dari rangkaian pemikiran dan karya....nah, dirubah kayak' Pinterest karena biar, hmm... sudah bosan dengan style lama. hahahaha

NB: nampaknya mulai dari sekarang saya harus memulai memasukan gambar untuk setiap post...