Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneh. Tampilkan semua postingan
Sudah sebulan sejak posting terakhir, di pengunjung Juli 2016, waktu (seperti biasa) berlalu begitu cepat.

Apa yang terjadi bulan ini... hmmm sebenarnya cukup banyak:

1. Mudik lebaran, yaaa... lebaran kali ini, saya menghabiskan banyak waktu saja di rumah. Jarang keluar. Karena, setahun sekali pulang ke rumah, "kenapa harus banyak keluar?"

2. Bekerja lagi, bulan Juli ini, saya mencoba bekerja secara resmi di sebuah start-up bernama eFishery sebagai Business Development Analyst. Mungkin hanya beberapa bulan, sebelum target sekolah saya tahun ini.

3. Orang "baru" dari masa lalu. Ada dua orang dari masa lalu, yang berteman sejak lama di dunia maya, akhirnya muncul dan eksis di dunia nyata di hadapan saya. Pertama, mbak Olivia Kamal, yang pada tahun 2011 kami menjalankan hobi menulis kami melalui blog Ekonom Gila. Kedua, Hani Rosidiani, seorang hmmm what would I could her...young entrepreneur girl. Seseorang yang sejak lama saya kenal (secara maya) yang postingannya, not-often but constantly, muncul di timeline Facebook dan seringkali menarik perhatian. Uniknya, bahkan saya sudah lupa bagaimana bisa kita berteman di Facebook dan Twitter dengan dia sejak 2010. Ya, 6 tahun! Wow 2010! bahkan saya baru punya facebook di pertengahan tahun 2009, jadi sejatinya Hani termasuk pertemanan awal-awal dalam sejarah Facebook saya.

Mbak Olivia kebetulan ada acara di Jakarta, dan ingin bertemu dengan para "Pendiri" Ekonom Gila, hahaha setelah lima tahun hanya berbicara via online, akhirnya kita bertemu. Sedangkan Hani, dia ingin mendiskusikan sesuati tentang business process dari sebuah skema investasi. Sesuatu yang kebetulan saya tulis dan blog ekonom gila dan, viola! tulisan ini memenangi lomba blog di blogdetik. Hahahha. Setidaknya saya belum kehilangan kemampuan menulis saya. Saya ingat, perusahaan Hani sedang menjankan sebuah lini bisnis tentang investasi SMEs dan saya mencoba men-tag dia untuk meminta saran selain karena dia cukup populer di Twitter. I recalled her post on Facebook about syariah investment. Saya pikir dia bisa memberikan masukan yang relevan, ketika saya men-tag dia dalam twiiter, dan gara-gara saya "randomly" nge-tag dia inilah, akhirnya kita bertemu di dunia nyata.

Well, saya baru sadar ternyata mbak Olivia adalah seseorang yang "khawatiran", karena dia enggan menggunakan Go-Jek atau Grab-Car dan lebih suka menggunakan taksi konvensional. Namun, sesuai dengan perkiraan saya, dia adalah wanita yang terlihat ceria dan optimistik. Saya bertanya pada mbak Olivia, "Hal apa yang meleset dalam benak mbak ketika membayangkan saya dari dunia maya, setelah 5 tahun kita berdiskusi melalui internet, dan akhirnya bertemu di dunia nyata?" Dia berkata, "Badanmu tidak sebesar yang kubayangkan, lebih kecil", Wahahahaha. Padahal saya berharap mbak Oliv menjawab, "Well, kamu tidak seganteng yang ada di foto!". Hahahahaha.

Sedangkan Hani, aku tidak sempat bertanya banyak hal ke dia di mana dia ternyata orang yang suka bercerita dan saya menikmati cerita-ceritanya (Oh... she loves read many books. It explains why she could talk about many things. Actually, She's nerd!). Tapi kesimpulan saya adalah dia termasuk dalam 10 besar manusia "teraneh" yang saya temui di muka bumi ini, jauh dari image yang dia bangun di dunia maya. Ha ha ha

***

GRE, ILETS, apply sekolah untuk LoA adalah hal-hal yang mendebarkan hidup saya (saya kadang tidak nyenyak tidur membayangkannya). Setelah pulang dari Balikpapan, saya belum menemukan irama belajar lagi. Entahlah, mengapa... semoga posting dalam blog ini bisa menjadi pengingat dan membuat saya semangat belajar lagi.








Minggu lalu saya tidak menulis blog, entah apakah karena segala sesuatu berjalan dengan bahagia atau minggu itu datar-datar saja. Tapi entahlah, mungkin karena efek pada hari minggu lalu saya mengadakan kunjungan ke pernihakahan seseorang rekan di kantor, jadi tidak sempat menulis blog. Menrencanakan menulisnya di hari Rabu ketika libur Pemilu, tapi mood-nya sudah beda.

Minggu ini adalah minggu pemilu. Perbincangan politik sedang hangat-hangatnya. Perhitungan quick-count menyatakan PDI-P lah pemenangannya. Kok saya pikir-pikir, kenapa bisa melakukan justifikasi dengan quick-count, ya.. itu karena ada ilmu statistika. Tapi kalau lebih dalam diselami, itu karena Allah telah membuat data di alam semesta ini harmonis dalam sebuah distribusi normal. Seandainya data dan informasi di dunia ini mengalir liar dan tidak terdistribusi normal dari waktu ke waktu, manusia tidak akan bisa melakukan metode inferensi dalam mencari sebuah kesimpulan umum. Betapa indahnya alam semesta ini dibuat.

Laptop kantor (yang selama ini menggantikan peran Sophie saya yang telah tiada), tejadi sedikit "kerusakan" engsel. Entah itu datangnya dari mana. Nampaknya saya harus segera meperbaikinya. Kira-kira kantor mau memperbaiki nggak ya? Hehehehehe

Minggu ini saya banyak berpikir mengerjakan soal laporan KEK, KEK Bandung, dan Rencana pertemuan Taiwan-Indonesia untuk KEK Morotai, dan lain-lain. Ujung-ujungnya saya harus belajar lebih dalam tentang fasilitas fiskal di Indonesia. Setelah rencana makan bareng dengan seorang teman batal, akhir pekan ini saya merencanakan untuk bersih-bersih total kamar kos. Sampai tulisan ini ditulis, hal tersebut belum terlaksana. Hahahahaha

Muncul kabar dari Jepang soal masalah Visa! Aagghh. Saya coba pikir-pikir di mana letak kesalahannya. Yap! Koordinasi! Koordinasi! lagi-lagi Koordinasi acak adut! Koordinasi itu berarti kita benar-benar membangun sistem komunikasi yang baik dan benar. Memiminimalkan distorsi dan kesalahpahaman informasi. 

Sama seperti percintaan, kita butuh komunikasi....well, saya lebih suka menyebutnya dengan istilah "Koordinasi". Karena di dalam sudah memuat elemen komunikasi itu sendiri, dan lain-lainnya seperti kesepahaman, kesepakatan, monitoring, dan lain sebagainya..(loh kok tiba-tiba ngomnongin percintaan!?)

ohya! saya tidak ikut pemilu kemarin, karan 2 hal 1) belum riset siapa caleg yang layak 2) blm sempat urus-urus. Ntar deh pas pemilu presiden